Minggu, 21 Agustus 2011

POST HARDCORE OR EMO


POST HARDCORE OR EMO?




Dulu ada sebuah masa ketika muda-mudi ini disebut EMO-KIDS..

Emo kids istilah yang lebih sering pada masa - masa sekarang ditambatkan pada anak-anak berambut poni lempar (padahal gaya poni lempar pertama kali dipopulerkan orang-orang new wave di tahun 80an dan Phillip Oakey dari Human League sebagai pelopornya dan kemudian entah bagaimana emo kids mengadopsi gaya tersebut untuk kemudian diklaim sebagai gaya emo


dengan celana pensil alias celana ketat dengan bagian betis superketat.
Stereotip kebanyakan yaitu mendengarkan musisi dengan nama genre sama (ini sekte atau klan ya?)yaitu Emo, dengan lirik cenderung tersirat keputusasaan ,
kecemburuan brutal,dan merasa puitis hanya dengan tambahan kata - kata "i love you til my heart bleeds" atau "cut my wrist and black my
eyes",benar - benar menyimpan makna yang sangat sado masokhis,mungkin bisa dibilang tengku fakhri anak emo ya hehehehehe.Disamping itu band - band yang membawakan musik "emo" ini biasanya menyisipkan teriakan atau lebih sering
disebut scream bahkan bisa sampai taraf growling dengan begitu rapinya sampai terkadang terdengar sintetik atau diada - adakan untuk tujuan mencapai nuansa penuh emosi.Bahkan ada yang membentuk suatu komunitas dan terfokus pada pamer -

pameran gaya berpakaian dan obrolan tentang musik yang menurut mereka "emo" padahal belum tentu.Bahkan ada yang menempelkan kata emo pada gambar band

"OASIS",kalau taraf ini sudah gawat friend (
www.emo-united.com). Mungkin
sebelumnya telah ada situs - situs yang telah memberi penjelasan dengan author langsung dari musisi pelaku ataupun scenester kala itu(
www.fourfa.com,
www.youdontknowemo.tk) atau bahkan menulis buku tentangnya(Nothing Feels Good:Punk Rock, Teenagers and Emo by Andy Greenwald kontributor SPIN magazine dan seorang observer diluar scene Eric Grubbs dengan bukunya Post: A Look at the Influence of Post-Hardcore-1985-2007),namun semakin banyaknya reaksi "Hei
ternyata Christie Front Drive keren juga,belum pernah kepikiran dengerin kayak
gini" atau "wau baru tahu ni"..

buat teman2 yg ingin tau lebih dalam
sebenarnya sesuatu yang disebut mengenai Emo Or Post Hardco silah kan kunjungi beberapa blog brikut : 
http://burningintheundertow.blogspot.com/
http://builtonaweakspot.blogspot.com/
http://www.canyouseethesunset.com/
http://scar-on-ass.livejournal.com/
http://icoulddietomorrow.blogspot.com/




maaf yeh sebelumnya cuma bisa kasi alamat kunjungan nya doank,karna kita kan kaggak disitu ( Emo Or Post Hardco )..


Emo-Skinhead-Punk

Menurut sejarah, kata - kata emo merupakan kependekan dari kata emosional

Emo Adalah sebuah istilah yang sekarang ini sering sekali kita dengar baik lewat televisi, radio, percakapan sehari-hari serta digembar-gemborkan khususnya anak-anak muda. Apa sih emo itu? Malah ada juga yang berkata “emo- skinhead-punk”. 

Nah, kaget ngak begitu dengar ada yang berkata “emo- skinhead-punk”??
disini kita menjelasakan menurut sepengetahuan kita aja ni maaf kalau ada kekurangan nya tapi ni suer kagak ditambah sedikit pun..

Hubungannya dengan Skinhead-punk? Apa Emo adalah bagian dari Skinhead-punk?
Pertanyaan menarik yang muncul karena sebuah kerancuan serta ketidakpastian disekitar yang menjadikan “kabur” mengenai Emo itu sendiri adalah hal-hal yang ingin kami angkat, namun hanya berdasarkan tinjauan atribut yang dikenakan. Menurut kami, secara tidak langsung atribut dan benda dapat menjelaskan kronologis kejadian yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan atau evolusi.
Pada dasarnya, segala sesuatu di dunia ini pasti akan mengalami perubahan. Dan ini berlaku diberbagai aspek kehidupan. Hal ini wajar terjadi jika dihubungkan dengan manusia sebagai makhluk Tuhan yang diciptakan memiliki akal dan pikiran yang dinamis. Skinhead, Punk, dan kaum-kaum subkultur sejenis lainnya, pasti tidak akan terelakkan dari hal yang berhubungan dengan evolusi. Singkatnya, Emo adalah sebuah bentuk evolusi dari kaum skinhead-punk.


Emotion Hardcore biasanya disebut (istilah ngetrend) Emo, adalah sebuah gaya hidup, fashion dan budaya yang baru saat sekarang ini mulai nge-boom di seluruh masyarakat dunia termasuk Indonesia. Emotion berasal dari bahasa Inggris, berarti emosi atau perasaan seseorang yang ingin diekspresikan. Sedangkan Hardcore adalah sejenis aliran musik yang memiliki tipe raungan gitar elektrik clean dan hentakkan drum yang dimainkan keras.

Sekitar tahun 1990, emo semakin berkembang. Dibuktikan dengan banyak bermunculan band-band baru seperti Rites of Spring, Embrace, One Last Wish, Beefeater, Gray Matter, Fire Party, Slightly later, dan Moss Icon. Pada tahun inilah emo mencapai puncak-puncaknya. Sering dengan waktu banyak pula terjadi pencabangan dalam aliran emo sendiri.
Menurut Billy Joe Amstrong, gitaris band beraliran punk melodic Green Day (secara tidak langsung ia sendiri juga yang mempelopori revitalisasi emo kembali muncul di publik), emo adalah sebuah gabungan antara punk dan gothic. Sebuah karya besar jika kedua mainstream (sikap independen yang dilakukan kelompok-kelompok anak muda tertentu, berhubungan dengan kultur pop kaum muda) ini dipadukan. Dan bukan hal yang mustahil jika keduanya digabungkan akan tercipta sesuatu yang fantastis. Kesamaan keduanya mampu berkolaborasi dan saling melengkapi. Dan sebagai cara untuk membedakan bahwa ini adalah sesuatu yang baru, perlu suatu adanya upaya penonjolan jati diri. Dengan atribut gabungan keduanyalah sebuah aliran dan lifestyle baru ini mampu diterima. Sebuah ideologi dapat diterima jika memiliki sesuatu sebagai identitasnya dan mampu menunjukkannya pada umum.
Namun, kaum skinhead-punk yang masih tetap memegang idiologi “asli” skinhead, berpendapat bahwa emo adalah bentuk kehancuran Skinhead-Punk. Dikatakan kehancuran karena idiologi anti kemapanan yang selalu diikrarkan oleh kaum Skinhead, sudah tidak bermakna lagi, kalah dan ditelan oleh bentuk kapitalisme dan mapan (Bowo(22) , mahasiswa Fak.Filsafat UGM, seorang Skinhead dan punker). Ditambahkan pula oleh rekannya, Empu (Christian), ia mengungkapkan kekecewaanya terhadap Emo (kaum Skinhead-Punk yang sudah dipengaruhi kapitalisme modern), Emo tidak pantas dianggap sebagai punk karena tidak mencirikan sebagai sesuatu yang anti dengan kemapanan. Ditegaskan lagi dengan segala jenis atribut yang mereka (Emo) yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, ideologi yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat.
Lain halnya yang dikatakan Putri, mahasiswi Fak. Ilmu Budaya UGM jurusan Antropologi. Menurutnya emo merupakan suatu bentuk gaya hidup baru yang sangat cocok khususnya generasi muda. Ekspressionis, enerjik, modis, begitulah gambaran emo, tambahnya.

Atribut Emo

Mulai dari rambutnya yang nggak Spike/Mohawk, nggak botak lagi, terus nggak pake’ spike di tangan atau di ikat pinggang, dilehernya nggak ada juga kalung rantai + gemboknya (dog collars), dan nggak2 yang laen lagi. Keliatannya lebih kalem, rapi Ah M.U.A.L banget. 

Budaya atribut telah berkembang di masyarakat dan 
Ironis nya memang hal itu lah yang berkembang di masyarakat, hingga yang terjadi di dalam ruang linkup kehidupan berkata Atribut adalah suatu penjelas seseorang berada di sebuah identitas diri tertentu yang secara fisik atau kasat mata merupakan pembeda/sama dengan lingkungan sekitarnya (pada hal mau itu penampilan atau styl yg baik atau pun kurang baik bukanlah cermin suatu sikap atau sifat melainkan mengembalikannya pada individu orang itu sendiri,,betul nggak..??) dan dengan atribut pula yang identik dengan kelas tertentu di masyarakat berkembang pemikiran tentang penyeragaman. Penyeragaman berarti pembakuan. Jika melihat atribut emo itu harus Emo-style, Peircing, Gaspers, Eye-shadow, pin, emblem, dsb, maka berarti hal itu telah dianggap baku dan adanya telah seperti itu.
Sama seperti kaum skinhead-punk yang sudah memiliki identitas dan atribut masing-masing Emo pun memiliki identitas dan atribut sebagai pembeda dari kaum-kaum yang lainnya. Secara sekilas memang memiliki kemiripan satu sama lain, hal itu wajar saja terjadi karena atribut yang digunakan oleh para penganut emo adalah bentuk perkembangan dari fashion kaum skinhead-punk. Terjadi perubahan dikarenakan dalam perkembangannya mendapat pengaruh-pengaruh budaya baru seiring berjalannya waktu, zaman dan kemajuan dalam bidang fashion pula.

Atribut dan Makna 

Semua hasil material antara punk dan skinhead itu berdasarkan atas pemikiran-pemikiran yang telah didorong oleh nilai-nilai perlawanan atas hal-hal yang membosankan dan menindas (suatu rangkaian yang tidak dipisahkan). Skinhead memang terlahir dari pemikiran dengan nilai-nilai perlawanan atas suatu pemikiran mainstream, membosankan dan menindas (seperti kapitalisasi, penghisapan, pembodohan, dsb). Sedangkan punk lahir akibat pengaruh-pengaruh yang baru bukan hanya kapitalisme, gaya, tetapi juga dalam karya musik. Namun apa yang terjadi pada Emo? Emo tercipta karena kedua subkultur di atas (punk dan skinhead) telah dimasuki oleh paham-paham kapitalisme, fashionable, dan keinginan untuk bergaya. Sebuah kondisi yang sangat berlawanan pengan paham Skinhead-Punk yang notabennya sebagai nenek moyang Emo.
Pada dasarnya sama, Emo menggunakan topi, celana jeans, kalung, gelang, gasper, mempunyai tindik, bertato, memakai peircing sebagai atributnya. Tetapi sudah tidak memiliki makna ideologi, sedangkan Emo Semua atribut yang dipasang dan dipergunakan hanya sebatas pelengkap. Tidak seperti Skinhead-Punk, menurut mereka kalung rantai, gelang rantai, anting peniti, Peircing memiliki makna sebagai bentuk perlawanan terhadap sesuatu (kapitalisme, pemerintahan). Tetapi sedangkan Emo tidak memiliki makna apapun, yang terjadi hanya pemaknaan bahwa Emo(seluruh atributnya) adalah bentuk ekspresi dari anak-anak muda pada umumnya (keren, modis, gaul, bermerk) yang juga jelas bertentangan dengan Skinhead-Punk. Sejauh ini memang belum ditemukan dan didapat mengenai makna yang signifikan dalam setiap atribut yang mereka gunakan (kaum Emo).


 
KESIMPULAN

Atribut merupaan penanda dari suatu komunitas atau kebudayaan. Ini merupakan ciri khas yang menjadi suatu keharusan yang tidak tertulis dalam lingkup kehidupan. Penggunaan atribut pada kebudayaan atau komunitas tertentu menjadikannya suatu simbol yang menggambarkan identitas kehidupan mereka. Dari atribut pula sebuah pemaknaan dapat dilihat dan dideskripsikan.
Emo adalah sebuah bentuk merosotnya suatu makna ideologi dari suatu kaum subkultur (Skinhead-Punk) yang selama ini telah memiliki ideologi anti kemapanan sebagai bentuk perlawanan terhadap kemewahan, hukum-hukum yang selalu menindas kaum kecil. Emo sengaja diciptakan sebagai salah satu “senjata” untuk memerangi dan mengalahkan ideologi Skinhead-Punk Segala jenis atribut yang mereka (Emo) kenakan yang lebih menonjolkan kemewahan, merk. Sudah jelas mereka bukan Skinhead-punk yang sebenarnya. Emo hanyalah sebuah bentuk kapitalisme musik, dan ideologi pro-kemapanan yang dikemas dan menyusup rapi ke dalam ideologi skinhead-punk yang selama ini sudah berakar kuat dalam benak para pengikutnya.


BAGANNYA

POst Hardcore 80s = Hardcore singing + Jeda + lirik Puitis non cengeng tema sosial,politik dan roman kehidupan + riff post punk + beat post punk CONTOH: RITES OF SPRING ,EMBRACE, MOSS ICON, RAIN

POST HARDCORE 90s/Indie Rock Emotive = Hardcore screaming(primitive scream tanpa dibuat2) saat bridge atau reff + Riff british indie pop macam The Smiths,The Cure + MATH Rock (Beat prog rock,time signature cerdas,kadang jazzy) + POST ROCK+ high school theme and politicsCONTOH : CAP N' JAZZ, AMERICAN FOOTBALL, BRAID, CHRISTIE FRONT DRIVE


SCREAMO/POST HARDCORE asli akhir 90an = Tema politik + Scream mentah dari awal terus jeda terus scream lagi sampe akhir + riff post punk + kadang tribal drumming
CONTOH : HASSAN I SABBAH,SWING KIDS,DRIVE LIKE JEHU,FUNERAL DINER, AT THE DRIVE IN, BLOOD BROTHERS,SPARTA

POST HARDCORE 2000an revival = Hardcore screaming(primitive scream tanpa dibuat2) saat bridge atau reff + Riff british indie pop macam The Smiths,The Cure + MATH Rock (Beat prog rock,time signature cerdas,kadang jazzy) + POST ROCK+ high school theme and politics + Warisan dari Cap n Jazz dan BraidCONTOH : OWLS,JOAN OF ARC,HEY MERCEDES,ALGERNON CADWALLADER,STREET SMART CYCLIST

Hardcore
|
|
|
|
1985 Revolution Summer
Rites OF SPRING + EMBRACe LAHIR + MOSS ICON
|
|
|
POST HARDCORE (POST PUNK + HARDCORE)
|
| \
| \
| \
| Screamo (post punk beat,hardcore scream dari awal sampe akhir)
|
1990 POST HARDCORE (Britpop + indiepop 80an + math rock +jazz beat/melodi jazz + hardcore scream and shoutout sesekali
|
|
|
|
2000 POst HardCore Revival = 90s post hardcore plus post rock
Sekian Asal Usul Emo/scraemo tai babi n anjing lonte kampret nggak tau diri sok puitis berutal yang kaya banci hobi pamer-pameran gaya,,kwkwkwkwkwkwkw..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar